February 19, 2009 by ram3gb

OKE, Saya banyak sekali mendapat Comentar, namun tak di munculkan. Sakedar Informasi dari Bulan NOV 2008 – Feb 2009 dan saya nggk tau kedepannya Harga Jual Pasaran DUNIA Timah Hitam Batangan ANJLOK menjadi kisaran $.1,13 – $.1,42 US atau sekitar rp.11.000 – rp.13.000 per Kg.

Harga Tersebut sudah tidak ekonomis lagi Alias Bangkrut. Untuk Cara pengolahan galena secara TRADISIONAL itu sudah tidak mungkin lagi. Overhead terlalu tinggi harga jual rendah ( dibawah budget Overhead ) jadi banyak pengrajin Galena Tradisional tidak aktiv untuk sementara waktu hingga harga Naik kembali. Walaupun Emasnya bisa diambil namun tetap saja Overhead dibawah harga jual. karena harga jual yang begitu rendah.

Tapi untuk sekedar tau, silakan saja untuk mempraktekan ILMU GRATIS olah galena tradisional.

Solusi untuk ini, sebaiknya Jadikan saja Konsentrat Pb, lalu di jual.
beli batu dengan kadar 30% di sukabumi, porong, bogor +/- Rp.2500.
jadikan kadar Pb-nya menjadi 70% up, dengan menggunakan Shaking Table.
jual konsentrat dikisaran rp.6000 – rp.7000,-

Emas dan Perak yang terpisahkan dengan SHAKING TABLE
langsung di olah dan di jual.

Caranya gimana ?.kok bisa Shaking table memisahkan Au dan Pb ??
kuncinya di cara Pen-settingan derajat kemiringan dan setting laju shaking table.
jangan lupa, test Derajat Vibrasi Galena, untuk mengetahui kehalusan (MESH) berapa yang diperlukan.

Apa itu derajat Vibrasi ? secara gampangnya saja untuk mengetahui pada MEsh berapa Au dapat terlepas dari logam
pengikatnya (interlock berapa).

oKE UNTUK yang ingin mengetahui cara pengolahan Emas dari Galena akan dijelaskan secara makro dulu.
kamu bisa lakukan Smelting dengan crusible, atau Sianidasi atau kombinasi dari kedua-nya.
untuk smelting alat yang diperlukan bisa kamu dapatkan di TOKO ke-Emasan dan toko Mesin penggerak, silahkan cari sendiri di kotamu
bertanyalah dengan orang pasar.

1. Solder ukuran besar (tanya saja langsung ke toko ke-emasan pasti ngerti !, bukan soldr timah Loh..) rp.140 – 750 rb
2. Tangki bensin (tanya saja langsung ke toko ke-emasan pasti ngerti !, bukan Drum Loh..) rp.80 – 100 rb
3. MEsin Compressor Listrik kecil (harganya rp.750 – 1 JT)

oke, kalau sudah punya mari kita lanjutkan.

oh ya, mungkin agak sedikit menyinggung saya minta maaf nih ke semua. saya Tidak Bisa menjawab semua pertanyaan kamu semua. thats the rule, kalian praktekan saja. kalau ada kesulitan email saja saya, nanti saya 
buatkan materi penjelasan di Blog ini.

thank you, saya harap ilmu gratis ini berguna untuk kamu
sampe sini dulu. Bye.

CARA OLAH GALENA (Ilmu Gratiss..)

November 17, 2008 by ram3gb

Rec.adv.bulan: January 2008

Setelah pembahasan mengenai perhitungan bisnis Galena, marilah kita bahas cara pengolahan Batu Galena menjadi Pb atau Timah Hitam.

Ada beberapa cara dalam pengolahan batu galena yang akan dijabarkan kelebihan dan kekurangannya.

Jenis Tungku

Kelebihan

Kekurangan

Konvensional

-Teknologi murah.

-Industri rumah tangga

-Limbah&polusi rendah

-bisa dilakukan sendiri

-Produksi Rendah

-Scala bisnis kecil

-overhead sedang

Dapur Tinggi

-Produksi Sedang

-skala industri manufaktur

-Teknologi sedang

-Overhead Tinggi

-limbah&polusi sedang

Flotasi Separator & Burner

-Overhead rendah

-Produksi Tinggi

-skala industri manufaktur.

-Teknologi Tinggi

-limbah&polusi Tinggi

Diperusahaan ini memiliki ke-3 tungku ini, Untuk proses produksi sendiri menggunakan Separator&Burner untuk mengejar Target 10 Ton Pb per hari. Tungku Konvensional digunakan untuk melakukan Analisa Research and Development. Dapur Tinggi merupakan tungku yang digunakan untuk proses produksi sebelum datangnya teknologi Separator, baru – baru ini dapur tinggi digunakan untuk memproses Fe.

Disini saya akan memaparkan Cara OLAH GALENA dengan TEKNOLOGI MURAH !!!.

1. Tungku Konvensional (Teknologi Rendah dan Murah)

Cara Pembuatan Tungku :

  1. Siapkan Drum oli/minyak, dibelah sehingga tinggi Drum 60Cm.

  2. Gali tanah dengan kedalaman 65cm, dengan diameter menyesuaikan dengan Drum.

  3. Letakkan Drum didalam lubang galian, lalu dikubur/ditutup sehingga diameter lubang tanah 40 cm dengan tinggi 50 cm.

  4. Lubang di Cor dengan menggunakan Bata merah, semen pasir, dan pasir halus, sehingga diameter menjadi 30 cm tinggi 45 – 40 cm. (Kalau punya Dana Lebih, bisa menggunakan Bata api, crusibel).

  5. Sistem Pengeringan +/- 6 hari untuk sempurna. Selesai.

Peralatan yang diperlukan :

  1. Sekop cap Mata / Jipang.

  2. Sekop Pengaduk ( panjang 1.5 Meter )

  3. Blower 5’ inch.

  4. Hong / Pipa Besi (kalo bisa nikel crome)

  5. Instalasi pemasangan Hong.

  6. Gayung Stainless.

  7. Cetakan Pb.

Bahan – Bahan :

  1. Pasir Galena 100kg.

  2. NAOH 25kg.

  3. Areng 60kg.

  4. Waterglass 2kg.

  5. CaCo3 / CaO 4 – 5kg.

Cara Pengolahan :

  1. Campurkan semua bahan (kec.Areng).

  2. Masukan Areng kedalam tungku dan bakar dengan sedikit minyak/solar.

  3. Nyalakan blower hingga areng menyala merah, lalu tambahkan Areng lagi hingga tungku penuh dengan Areng dan Hong tertutup areng.

  4. Awurkan bahan sedikit demi sedikit diatas tungku, yang secara perlahan akan meleleh.

  5. Tambahkan areng jika api tidak lagi besar dengan proses pembalikan.

  6. Lakukan selama 2 Jam, setelah itu bersihkan tungku dari slax/kotoran (seperti Gulali).

  7. Lakukan dengan Sekop, terus saja bersihkan sampai akan terlihat cairan perak (Pb cair) di bagian bawahnya. Untuk membantu pembersihan cairan Pb dari Slax bisa menggunakan serbuk areng.

  8. Setelah bersih dari slax, ciduk cairan Pb dengan menggunakan gayung steinless, tuangkan diatas cetakan. Selesai.

Pada Episode berikut saya akan menceritakan pengalaman saya MENGOLAH EMAS dari Galena !!!.
saya harap informasi ini bisa kalian sebarkan, biar rating blog saya naek (hehehehe…..)

Silahkan anda langsung Praktek ya…, di halaman belakang rumah juga bisa.. :>
klo ada pertanyaan tinggal Posting aja disini.

Pengalaman Kerja Di Pengolahan Tambang Galena

October 25, 2008 by ram3gb

Rec.adv.bulan: January 2008

Life is so strange, thats why God is hv mysterios way.
Di usia yang genap berusia 28 tahun, saya terus saja mencari pengalaman hidup. Saya akan bercerita satu per satu, di awali dengan yang paling terbaru yaitu Bekerja di Pengolahan Tambang Galena.  Diawali dengan niat.

Saya warga Indonesia, dan selama ini saya tidak pernah berpikir bahwa Indonesia itu Kaya akan Sumber Daya Alamnya. Kenapa ? , karena dari SD sampe SMA saya belajar bahwa tambang Emas terbesar itu ada di Cilegon dan Cikotok, kalau begitu di daerah sumatra, kalimatan, sulawesi Tidak akan ada Emas. Ternyata apa yang saya pelajari itu salah, karena di seluruh Pulau baik Indonesia atau Dunia Pasti ada Emasnya, namun kadarnya Emasnya yang rendah (i can speak like this sice i hv work in mining process).

Kalau sekiranya Penduduk Miskin kota Besar seperti Jakarta, dst bisa tau mengenai isue ini pasti mereka akan berburu tambang. Tapi teknologi proses tambang ini tidak bebas diperjual belikan alias Dilarang Keras !. Mengapa ?., bisa kalian bayangkan Negara Indonesia akan menjadi seperti Brunei Darussalam, atau Arab Saudi nantinya. Karena hal itu teknologi ini dikuasai oleh negara luar dan segelintir dari warga Indonesia yang direkrut oleh mereka. (many confidential issue around me since i hv join the company)

Kalau berbicara Industri pengolahan Tambang, Faktor Bahan baku dan Teknologi merupakan penentu jatuh bangunnya industri itu. simple bukan, Jadi prioritas manajemen hanya lebih di fokuskan kearah sana, sisanya baru ke departemen lain seperti Hrd, accounting, dst.

Dalam ilmu Explorasi dan PPG pertambangan ada beberapa cara, dengan tradisional atau dengan teknologi alat berat. Industri Pertambangan yang menggunakan teknologi dan alat berat itu sudah pasti bekerjasama dengan Pihak Luar (Canada,Australia,Cina,Korea) ‘backing’ pemerintah pun sudah ada, Aneka Tambang (Antam), Bakrie co.ltd, NewMount, FreePort, adalah contohnya. Karena dapak kerusakan alam yang ditimbulkan sangat besar, gunung bisa jadi tanah dataran, air bisa terkena limbah pembuangan Reagen, untuk itu perlu politik yang kuat untuk membungkam semua ini. Green Peace juga terlibat dalam politik bungkam membungkam ini. (confidential issue)

Cut to the point. I prefere tradisonal way.
Sebelum saya jelaskan proses pengolahan, saya akan memberikan gambaran perhitungan proses pengolahan Galena.

Untuk mengolah 100Kg Galena :
1. Energi  (Solar,Arang)  Rp.145.000
2. Kimia (NaOH, Waterglass,CaO) Rp.207.000
3. Galena Rp.500.000
4. Tenaga kerja Rp.20.000 /2jam.
Total biaya pengolahan = Rp.872.000,-

Asumsi Kadar Batu Galena 50% (we hv Galena 70% Up, call or e-mail me)
Jadi Pb = 50 Kg
harga Timah Hitam = Rp.25.000 (We hv the Buyer, if u wanna sold ur Pb just call or e-mail me)
Total Pendapatan = 50Kg x Rp.25.000 = Rp.1.250.000,-
Profit = Rp.1.250.000 – Rp.872.000 = Rp.378.000 per dua jam (unbeliveble..pusing2x deh)
kalau dalam 1 hari produksi 500kg Timah hitam Profit nya adalah = Rp.12.500.000 – Rp.8.720.000 = Rp.3.780.000 Per Hari 1 Mesin
kalau punya 2 Mesin = Rp.7.560.000/ Hari 2 Mesin
Produksi 1 bulan (25hari) = Rp.189.000.000

Dari 1 Ton Timah Hitam kita Bisa memperoleh Bonus berupa Au, Ag. tidak besar asumsi Terkecil hanya 8 gram saja dalam bentuk BILION.
untuk mengolah Sampah / Slax dari galena.
1.Listrik, Bensin, Rp.200.000,-
2.Kimia (HCL,HNO3,Borax,Sendawa) Rp.30.000,-
Total Biaya = Rp.230.000

Asumsi Perolehan hasil
5 gram Au = 5 x Rp.280.000 = Rp.1.400.000,-
3 gram Ag = 1 x Rp.5000  = Rp.5000,-
Total Profit = Rp.1.405.000 – Rp.230.000 = Rp.1.175.000,-

Sampah Sisa nya kita bentuk Konsetrat berupa.
Fe, Cu, Pt, Ni, U.

Thanks For reading,..

Hello world!

October 25, 2008 by ram3gb

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!